Mengenal Macam-Macam Sertifikasi MikroTik, Biaya, dan Manfaatnya untuk Karier Network Engineer
1. Jenis-Jenis Sertifikasi MikroTik
Sertifikasi MikroTik memiliki beberapa tingkatan sesuai bidang dan tingkat keahlian.
1. MTCNA (MikroTik Certified Network Associate)Tingkat: Dasar (Entry Level)
Materi utama:
- Dasar jaringan (IP Address, Subnetting)
- Konfigurasi dasar RouterOS
- DHCP, DNS, Firewall dasar
- Wireless dasar
# Cocok untuk:
- Pemula di bidang jaringan
- Siswa SMK TKJ
- IT Support pemula
Kegunaan:
Sebagai pondasi memahami konfigurasi dasar perangkat MikroTik.
2. MTCRE (MikroTik Certified Routing Engineer)
Tingkat: Menengah
Materi utama:
- Static Routing
- Dynamic Routing (OSPF)
- Routing lanjutan
- Cocok untuk:
- Network Engineer
- Admin jaringan perusahaan
Kegunaan:
Digunakan untuk mengatur routing antar jaringan skala menengah hingga besar.
3. MTCWE (MikroTik Certified Wireless Engineer)
Tingkat: Menengah
Materi utama:
- Wireless point-to-point
- Wireless point-to-multipoint
- Troubleshooting wireless
# Cocok untuk:
- Teknisi ISP
- Engineer jaringan wireless
Kegunaan:
Digunakan untuk membangun dan mengelola jaringan wireless profesional.
4. MTCTCE (MikroTik Certified Traffic Control Engineer)
Tingkat: Menengah
Materi utama:
- QoS (Quality of Service)
- Queue management
- Bandwidth management
# Cocok untuk:
- Admin jaringan ISP
- Pengelola jaringan kantor besar
Kegunaan:
Mengatur pembagian bandwidth dan manajemen trafik internet.
5. MTCINE (MikroTik Certified Internetworking Engineer)
Tingkat: Lanjutan (Advanced)
Materi utama:
- BGP
- MPLS
- Routing kompleks tingkat ISP
# Cocok untuk:
- Network Engineer tingkat lanjut
- Engineer ISP besar
Kegunaan:
Digunakan pada jaringan skala besar seperti ISP dan perusahaan enterprise.
2. Biaya Sertifikasi MikroTik di Indonesia (Perkiraan)
Biaya bisa berbeda tergantung training center, kota, dan fasilitas yang diberikan.
Sertifikasi Estimasi Biaya:
- MTCNA Rp 2.000.000 – Rp 3.500.000
- MTCRE Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000
- MTCWE Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000
- MTCTCE Rp 3.000.000 – Rp 4.500.000
- MTCINE Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000
Biasanya biaya sudah termasuk:
- Training 2–3 hari
- Modul resmi
- Voucher ujian
- Sertifikat resmi dari MikroTik
3. Bisa Dipakai Untuk Apa Sertifikasi MikroTik?
Sertifikasi MikroTik dapat digunakan untuk:
- Melamar kerja di bidang jaringan
- Menjadi Network Administrator
- Bekerja di ISP (Internet Service Provider)
- Membuka jasa instalasi jaringan
- Meningkatkan kredibilitas sebagai IT Support
- Syarat proyek tertentu yang membutuhkan tenaga bersertifikat
Semakin tinggi level sertifikasi, semakin kompleks jaringan yang bisa kamu tangani.
4. Apakah Sertifikasi MikroTik Bisa Menunjang Karier Network Engineer?
Jawabannya: YA, sangat bisa.
Alasannya:
A. Bukti kompetensi resmi
Sertifikasi menunjukkan kamu sudah diuji secara teori dan praktik.
B. Nilai tambah saat melamar kerja
HRD lebih percaya kandidat yang punya sertifikat resmi.
C. Gaji lebih kompetitif
Engineer bersertifikasi biasanya memiliki peluang gaji lebih tinggi.
D. Peluang karier lebih luas
Bisa berkembang menjadi:
- Network Engineer
- Network Consultant
- ISP Engineer
- IT Infrastructure Engineer
Namun perlu diingat, sertifikasi saja tidak cukup. Harus dibarengi dengan:
- Pengalaman praktik
- Skill troubleshooting
- Pemahaman konsep jaringan
Kesimpulan
Sertifikasi MikroTik adalah investasi yang sangat baik bagi kamu yang ingin berkarier di dunia jaringan. Mulai dari MTCNA sebagai dasar, hingga MTCINE untuk level profesional, semuanya memiliki fungsi sesuai bidangnya.
Jika kamu masih pelajar atau pemula, disarankan mulai dari MTCNA terlebih dahulu sebagai pondasi awal menjadi Network Engineer.
Dengan kombinasi sertifikasi, pengalaman, dan latihan praktik, peluang sukses di dunia jaringan akan semakin besar
Komentar
Posting Komentar