Produk ke - 38

Mengonfigurasi static routing di MikroTik

Oleh: Luckky dwy .m 

Kelas: XI TJKT 3

Sekolah: Dwija Bhakti 1 Jombang

Gambar 1: tampilan topologi yang akan digunakan
Sumber: Luckky



1. Pengertian Static Routing pada MikroTik

Menurut dokumentasi resmi MikroTik static routing adalah metode routing yang dikonfigurasi secara manual untuk menentukan jalur pengiriman paket data.

Menurut literatur administrasi jaringan static routing digunakan untuk jaringan dengan topologi tetap dan jalur yang jarang berubah.

Menurut pakar jaringan MikroTik Indonesia static routing memberikan kontrol penuh kepada administrator dalam menentukan rute jaringan.

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa static routing pada MikroTik merupakan metode routing manual yang digunakan untuk mengatur jalur komunikasi antarjaringan secara tetap.


2. Fungsi Static Routing pada MikroTik

Menurut dokumentasi resmi MikroTik static routing berfungsi untuk mengarahkan paket data ke jaringan tujuan tertentu.

Menurut literatur jaringan komputer static routing digunakan untuk menghubungkan jaringan yang tidak dapat dijangkau secara langsung.

Menurut pengalaman praktisi jaringan static routing membantu mengoptimalkan jalur lalu lintas jaringan sesuai kebutuhan.

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa static routing pada MikroTik berfungsi untuk mengatur arah pengiriman paket data agar mencapai jaringan tujuan dengan tepat.


3. Cara Mengonfigurasi Static Routing pada MikroTik

Menurut dokumentasi MikroTik konfigurasi static routing dilakukan melalui menu IP Routes.

Menurut literatur jaringan komputer pengaturan static routing melibatkan penentuan network destination dan gateway yang sesuai.

Menurut pengalaman praktisi jaringan konfigurasi static routing harus disesuaikan dengan topologi jaringan yang digunakan.

Langkah-langkah mengonfigurasi static routing pada MikroTik adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke menu IP pada router MikroTik.

  2. Pilih submenu Routes.

  3. Tambahkan route baru.

  4. Isi destination address sesuai jaringan tujuan.

  5. Masukkan gateway yang akan digunakan.

  6. Atur distance jika diperlukan.

  7. Simpan konfigurasi static routing.

  8. Lakukan pengujian konektivitas jaringan.


Gambar 2: konfigurasi Static Routing
Sumber: Luckky

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa konfigurasi static routing pada MikroTik dilakukan dengan menambahkan rute jaringan secara manual sesuai kebutuhan topologi.



Daftar Pustaka

MikroTik Documentation. 2026. MikroTik RouterOS Static Routing Configuration. diakses dari: https://help.mikrotik.com/docs/ diakses pada tanggal 11 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

MikroTik Wiki. 2026. Static Routing Overview and Configuration. diakses dari: https://wiki.mikrotik.com/ diakses pada tanggal 11 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

MikroTik Training Center. 2026. Static Routing Fundamentals on MikroTik. diakses dari: https://training.mikrotik.com/ diakses pada tanggal 11 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

MikroTik Indonesia Community. 2026. Panduan Static Routing pada MikroTik. diakses dari: https://www.mikrotik.co.id/ diakses pada tanggal 11 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

Cisco Networking Academy. 2026. Static Routing Concepts and Configuration. diakses dari: https://learningnetwork.cisco.com/ diakses pada tanggal 11 Januari 2026 pukul 14.00 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MELAKUKAN UPGRADE ROUTEROS DAN FIRMWARE PADA PERANGKAT MIKROTIK

Model OSI dan TCP/IP

Menavigasi Antar muka WinBox dan CLI Pada Mikrotik